Sabtu, 03 November 2012
Minggu, 09 September 2012
Jangan Pernah Menyerah
http://www.nomor1.com/gomem8545/Jangan-Pernah-Menyerah.htm
atau: http://goo.gl/q54ly
Jangan Pernah Menyerah

Jangan Pernah Menyerah
“Aku hanya manusia biasa.. karena aku tidak mampu mengerjakan semuanya, maka aku tidak akan menolak mengerjakan apa yang mampu aku lakukan.. ”
(Albert Everett Hale)
Aku adalah seorang perawat yang khusus merawat penderita stroke. Ada dua karakter khas yang aku temui dari penderita stroke, mereka sangat ingin hidup – atau justru ingin segera mati. Salah satu pasien yang cukup berarti bagiku ialah Albert.
Saat berkeliling melakukan pemeriksaan di rumah sakit, aku melihat Albert, dalam posisi meringkuk dalam posisi seperti janin dalam kandungan. Ia seorang pria setengah baya. Tubuhnya ditutupi selimut – dan kepalanya hampir tidak kelihatan di balik selimutnya. Ia tidak bereaksi saat aku memperkenalkan diri.
Di ruang jaga perawat aku mendapatkan informasi bahwa umur Albert tidak panjang lagi. Ia hidup sendirian, istrinya telah meninggal, dan anak-anaknya entah berada dimana. Mungkin aku dapat menolongnya. Meskipun aku seorang janda, tubuhku bagus dan wajahku masih cantik. Aku jarang bergaul dengan pria di luar rumah sakit. Anggap saja terapi ini adalah sebuah petualangan bagiku.
Keesokan harinya, aku mengenakan pakaian putih – tetapi bukan seragam perawat seperti biasanya. Aku masuk ke kamar Albert. Albert langsung membentak, menyuruhku keluar. Tetapi aku justru duduk di kursi di dekat tempat tidurnya. Aku berusaha memberinya senyuman sesempurna mungkin.
“Tinggalkan aku ! Aku ingin mati !” seru Albert.
“Apa tidak salah ? di luar banyak wanita cantik menunggumu.” sahutku.
Ia tampak tersinggung. Tetapi aku terus berbicara panjang lebar tentang betapa senangnya aku bekerja di rumah sakit khusus rehabilitasi stroke ini. Aku menceritakan betapa bangganya aku saat dapat mendorong seseorang untuk mencapai potensi maksimum mereka. Aku juga mengatakan, bahwa ini adalah tempat yang penuh kemungkinan. Ia tidak menyahut sepatah kata pun.
Dua hari kemudian aku mendapatkan kabar dari teman perawat bahwa Albert menanyakan kapan aku bertugas di kamarnya lagi. Kawan-kawan mulai mengedarkan gosip bahwa ia adalah ‘pacar’-ku. Aku tidak membantah gosip itu, bahkan aku selalu berseru kepada orang lain untuk jangan mengganggu ‘Albert’-ku saat keluar dari kamar Albert. Hal ini memang sengaja kulakukan agar Albert mendengarnya.
Satu minggu kemudian Albert mau belajar duduk dan melatih keseimbangan. Ia juga bersedia mengikuti latihan fisioterapi asalkan aku mau datang lagi untuk mengobrol. Dua bulan kemudian, Albert sudah mampu menggunakan sepasang alat bantu berjalan. Dan pada bulan ke-3, ia sudah meningkat ke penggunaan sebatang tongkat penyangga.
Pada hari ketika Albert diijinkan pulang, kami merayakannya dengan sebuah pesta. Aku mengajaknya berdansa. Ia memang bukan pria yang romantis, tapi ia mampu untuk berdansa dengan baik. Aku tak dapat menahan air mataku saat berpisah dengannya.
Beberapa waktu setelah perpisahan itu, secara berkala aku selalu mendapatkan kiriman bunga dari Albert. Dan kadangkala disertai dengan sekantung kacang. Ia mulai berkebun lagi seperti dulu.
Beberapa tahun kemudian, pada suatu siang, seorang wanita cantik datang ke rumah sakit. Ia meminta untuk bertemu dengan “si penggoda”. Waktu itu aku sedang memandikan seorang pasien.
“Oh, jadi itu Anda ?” Wanita itu bertanya. Ia mengatakan bahwa Albert adalah seorang pria sejati. Ia juga menceritakan bagaimana Albert telah menjadi seorang motivator yang sangat terkenal di kota tempat tinggalnya.
Senyum wanita itu mengembang ketika ia memberiku sebuah undangan untuk datang ke pesta pernikahan mereka.
Jangan Pernah Menyerah
atau: http://goo.gl/q54ly
Jangan Pernah Menyerah

Jangan Pernah Menyerah
“Aku hanya manusia biasa.. karena aku tidak mampu mengerjakan semuanya, maka aku tidak akan menolak mengerjakan apa yang mampu aku lakukan.. ”
(Albert Everett Hale)
Aku adalah seorang perawat yang khusus merawat penderita stroke. Ada dua karakter khas yang aku temui dari penderita stroke, mereka sangat ingin hidup – atau justru ingin segera mati. Salah satu pasien yang cukup berarti bagiku ialah Albert.
Saat berkeliling melakukan pemeriksaan di rumah sakit, aku melihat Albert, dalam posisi meringkuk dalam posisi seperti janin dalam kandungan. Ia seorang pria setengah baya. Tubuhnya ditutupi selimut – dan kepalanya hampir tidak kelihatan di balik selimutnya. Ia tidak bereaksi saat aku memperkenalkan diri.
Di ruang jaga perawat aku mendapatkan informasi bahwa umur Albert tidak panjang lagi. Ia hidup sendirian, istrinya telah meninggal, dan anak-anaknya entah berada dimana. Mungkin aku dapat menolongnya. Meskipun aku seorang janda, tubuhku bagus dan wajahku masih cantik. Aku jarang bergaul dengan pria di luar rumah sakit. Anggap saja terapi ini adalah sebuah petualangan bagiku.
Keesokan harinya, aku mengenakan pakaian putih – tetapi bukan seragam perawat seperti biasanya. Aku masuk ke kamar Albert. Albert langsung membentak, menyuruhku keluar. Tetapi aku justru duduk di kursi di dekat tempat tidurnya. Aku berusaha memberinya senyuman sesempurna mungkin.
“Tinggalkan aku ! Aku ingin mati !” seru Albert.
“Apa tidak salah ? di luar banyak wanita cantik menunggumu.” sahutku.
Ia tampak tersinggung. Tetapi aku terus berbicara panjang lebar tentang betapa senangnya aku bekerja di rumah sakit khusus rehabilitasi stroke ini. Aku menceritakan betapa bangganya aku saat dapat mendorong seseorang untuk mencapai potensi maksimum mereka. Aku juga mengatakan, bahwa ini adalah tempat yang penuh kemungkinan. Ia tidak menyahut sepatah kata pun.
Dua hari kemudian aku mendapatkan kabar dari teman perawat bahwa Albert menanyakan kapan aku bertugas di kamarnya lagi. Kawan-kawan mulai mengedarkan gosip bahwa ia adalah ‘pacar’-ku. Aku tidak membantah gosip itu, bahkan aku selalu berseru kepada orang lain untuk jangan mengganggu ‘Albert’-ku saat keluar dari kamar Albert. Hal ini memang sengaja kulakukan agar Albert mendengarnya.
Satu minggu kemudian Albert mau belajar duduk dan melatih keseimbangan. Ia juga bersedia mengikuti latihan fisioterapi asalkan aku mau datang lagi untuk mengobrol. Dua bulan kemudian, Albert sudah mampu menggunakan sepasang alat bantu berjalan. Dan pada bulan ke-3, ia sudah meningkat ke penggunaan sebatang tongkat penyangga.
Pada hari ketika Albert diijinkan pulang, kami merayakannya dengan sebuah pesta. Aku mengajaknya berdansa. Ia memang bukan pria yang romantis, tapi ia mampu untuk berdansa dengan baik. Aku tak dapat menahan air mataku saat berpisah dengannya.
Beberapa waktu setelah perpisahan itu, secara berkala aku selalu mendapatkan kiriman bunga dari Albert. Dan kadangkala disertai dengan sekantung kacang. Ia mulai berkebun lagi seperti dulu.
Beberapa tahun kemudian, pada suatu siang, seorang wanita cantik datang ke rumah sakit. Ia meminta untuk bertemu dengan “si penggoda”. Waktu itu aku sedang memandikan seorang pasien.
“Oh, jadi itu Anda ?” Wanita itu bertanya. Ia mengatakan bahwa Albert adalah seorang pria sejati. Ia juga menceritakan bagaimana Albert telah menjadi seorang motivator yang sangat terkenal di kota tempat tinggalnya.
Senyum wanita itu mengembang ketika ia memberiku sebuah undangan untuk datang ke pesta pernikahan mereka.
Jangan Pernah Menyerah
Bersyukur Setiap Waktu Atas Segala Hal
Selengkanya........!!!!
Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada supir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si supir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai" Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?"
Supirnya menjawab, "Begini, pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan."
Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama, kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah Anda sudah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang baik. Tapi Anda masih merasa kurang.
Pikiran Anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "kaya" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang "kaya". Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.
Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.
Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, "Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi." Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di atas saya. Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya.
Saya menjadi gemar berganta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."Selengkanya........!!!!
Tujuh Keajaiban Dunia
Tujuh Keajaiban Dunia
Tersedia disini
Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari "Tujuh Keajaiban Dunia."
Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini.
Walaupun ada beberapa ketidak-sesuaian, sebagian besar daftar kira-kira berisi:
1) Piramida
2) Taj Mahal
3) Tembok Besar Cina
4) Menara Pisa
5) Kuil Angkor
6) Menara Eiffel
7) Kuil Parthenon
Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya.
Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.
Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya."
Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya."
Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, "Saya pikir, "Tujuh Keajaiban Dunia" adalah :
1) Bisa melihat,
2) Bisa mendengar,
3) Bisa menyentuh,
4) Bisa menyayangi,
Dia ragu lagi sebentar, dan kemudian melanjutkan: 5) Bisa merasakan,
6) Bisa tertawa,
7) Dan, bisa mencintai
Ruang kelas tersebut sunyi seketika.
Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban".
Sementara bila kita lihat lagi semua yang telah Tuhan karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai "biasa" saja.
Tersedia disini
Sabtu, 08 September 2012
Bagaimana Memilih Peluang Bisnis Yang Menjanjikan?
http://www.tekanini.com/wowkren
Bagaimana Memilih Peluang Bisnis Yang Menjanjikan?
Banyaknya peluang bisnis yang sering kita temukan
di internet seringkali membuat kita bingung, apalagi jika sistem yang
mereka tawarkan seringkali tidak masuk akal... sudah istilahnya
aneh-aneh, terkesan ribet untuk dipelajari, sehingga banyak orang merasa
ragu-ragu untuk menjalankannya.
Menghadapi kondisi semacam ini tentunya anda harus
jeli, kira-kira peluang bisnis apakah yang benar-benar menghasilkan dan
tidak berisi kebohongan semata.
Dari sekian banyak peluang bisnis yang pernah ada,
salah satu peluang bisnis yang banyak direkomendasikan adalah peluang
bisnis yang ditawarkan oleh BlakBlakan.com.
Mengapa pilihan bisnis yang mereka tawarkan
merupakan pilihan yang tepat bagi anda untuk memulai sebuah bisnis yang
menjanjikan? Tentunya hal ini cukup berasalan, dimana mereka memberikan banyak sekali pemahaman dan penjelasan tentang bisnis yang mereka tawarkan.
Selain penjelasan yang lengkap, keuntungan yang
bisa anda dapatkan di tempat ini juga banyak... mulai dari sistem,
potensi penghasilan yang besar, produk yang berkualitas, pelatihan, dan
masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang lainnya.
Untuk lebih jelasnya berikut sedikit gambaran yang bisa anda jadikan acuan untuk mencoba peluang yang ditawarkan oleh BlakBlakan.com:
* PERTAMA Di Dunia... Sistem Jaringan Yang “DIKAWINKAN” Dengan Sistem Affiliasi
Mungkin anda sudah sering mendengar istilah ini,
yaitu peluang bisnis dengan sistem jaringan. Namun untuk sistem yang
mereka gunakan berbeda dengan sistem jaringan pada umumnya.
Dimana sistem yang mereka miliki PERTAMA di dunia, yaitu... “PERKAWINAN”
antara sistem jaringan dengan sistem affiliasi, sehingga jauh lebih
mudah untuk anda jalankan dan jauh lebih banyak mendatangkan keuntungan!
* Bukan “Money Game”
Jika kita perhatikan, hampir sebagian besar peluang bisnis yang kita temukan di internet lebih cenderung ke “money game”.
Namun sistem dan peluang bisnis yang mereka tawarkan
merupakan sistem jaringan yang dikombinasikan dengan sistem affiliasi
-- dimana anda bisa memeriksa dengan gamblang terlebih dahulu program
bisnis yang mereka tawarkan... sehingga anda tidak perlu khawatir dengan
hal tersebut.
* Potensi Penghasilan Yang Tidak Terbatas
Sebagai sebuah sistem yang unik dan baru
satu-satunya, anda mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan
penghasilan tanpa batas, sepanjang anda serius menjalankan program yang
ada pada BlakBlakan.com.
Dengan sistem yang mereka tawarkan, dan semakin serius anda menjalankan program ini, maka kesempatan untuk mendapatkan “passive income” bukan sebatas mimpi, namun bisa benar-benar menjadi kenyataan.
* Bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja
Banyak orang yang beranggapan bahwa untuk menekuni
bisnis internet dibutuhkan ketrampilan khusus, seperti pemrograman,
design, dan segala “tetek-bengek” yang bagi sebagian orang mungkin sangat sulit untuk dipelajari.
Belum lagi istilah-istilah “njlimet” yang juga bikin kita pusing... seperti domain, hosting, server, atau apalah istilahnya.
Tapi anggapan semacam ini tidak selamanya benar. Mengapa?
Karena bisnis yang kami perkenalkan kepada anda
merupakan bisnis yang mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja, hal ini
dikarenakan oleh... hampir semua sistem dan metode yang mereka miliki
sudah SERBA OTOMATIS!
* Bisa Dilakukan Kapan Dan Dimana Saja
Salah satu alasan orang-orang mencoba bisnis internet adalah “fleksibilitas”. Hal ini memang benar adanya. Mengapa demikian? Tentunya karena bisnis internet tidak mempunyai ikatan kepada siapapun.
Hal ini juga berlaku dalam bisnis internet yang BlakBlakan.com tawarkan... yang menjadi bos adalah anda sendiri, sehingga anda bebas menentukan waktu, kapan dan dimana anda akan bekerja.
Namun anda juga harus bisa menyesuaikan “fleksibilitas”
tersebut. Bukan berarti anda bisa bekerja seenaknya, bukan? Dalam
menjalankan bisnis internet, anda tetap dituntut untuk bertanggung
jawab, serius, dan mempunyai target tersendiri.
Dari penjelasan diatas, saya kira anda tidak perlu
ragu lagi dengan peluang bisnis yang mereka tawarkan, sehingga tidak
ada alasan lagi bagi anda untuk menundanya.
Jadi tunggu apalagi, TEKAN disini untuk bergabung GRATIS dengan komunitas BlakBlakan.com, karena kesuksesan sudah ada didepan mata anda.
Jumat, 07 September 2012
101 Cara Mengatasi Stress
http://www.nomor1.com/gomem8545/101-Cara-Mengatasi-Stress-Courtesy-of-the-Tripler-Army-Medical-Center-Honolulu-Hawaii-.htmhttp://www.nomor1.com/gomem8545/101-Cara-Mengatasi-Stress-Courtesy-of-the-Tripler-Army-Medical-Center-Honolulu-Hawaii-.htm
atau: http://goo.gl/SCtjs

101 Cara Mengatasi Stress
Courtesy of the Tripler Army Medical Center, Honolulu, Hawaii
atau: http://goo.gl/SCtjs

101 Cara Mengatasi Stress
Courtesy of the Tripler Army Medical Center, Honolulu, Hawaii
- Bangunlah 15 menit lebih awal
- Mempersiapkan untuk pagi malam sebelumnya
- Hindari pakaian ketat
- Hindari bergantung pada bahan-bahan kimia
- Atur janji ke depan
- Jangan mengandalkan memori Anda ... tuliskanlah
- Praktekkan pemeliharaan preventif
- Membuat duplikat kunci
- Berkata "tidak" lebih sering
- Menetapkan prioritas dalam hidup Anda
- Hindari orang-orang negatif
- Menggunakan waktu dengan bijak
- Sederhanakan waktu makan
- Selalu membuat salinan surat-surat penting
- Mengantisipasi kebutuhan Anda
- Perbaiki apa pun yang tidak bekerja dengan benar
- Meminta bantuan untuk pekerjaan yang tidak Anda sukai
- Bagilah tugas besar menjadi bagian kecil yang dapat dikerjakan
- Lihatlah masalah sebagai tantangan
- Lihatlah tantangan yang berbeda
- Variasikan hidup anda
- Senyum
- Bersiaplah untuk hujan
- Menggelitik bayi
- Pelihara anjing yang ramah / kucing
- Tidak harus tahu semua jawaban
- Ambil hikmah dari segalanya
- Katakanlah sesuatu yang baik untuk seseorang
- Mengajarkan seorang anak untuk terbangkan layang-layang
- Berjalan dalam hujan
- Jadwal waktu bermain dalam setiap hari
- Mandi dengan sabun gelembung
- Sadar akan keputusan yang Anda buat
- Percayalah pada diri sendiri
- Berhenti mengatakan hal-hal negatif pada diri sendiri
- Visualisasikan diri Anda menang
- Kembangkan rasa humor
- Berhenti berpikir besok akan menjadi lebih baik hari ini
- Memiliki tujuan untuk diri sendiri
- Menari
- Katakanlah "halo" kepada orang asing
- Mintalah seorang teman untuk memeluk
- Menatap bintang-bintang
- Praktek bernapas perlahan
- Belajarlah untuk bersiul sebuah lagu
- Membaca puisi
- Mendengarkan simfoni
- Menonton balet
- Baca cerita meringkuk di tempat tidur
- Melakukan hal baru
- Menghentikan kebiasaan buruk
- Belilah bunga
- Luangkan waktu untuk bunga-bunga kecil
- Cari dukungan dari orang lain
- Meminta seseorang untuk menjadi partner
- Lakukan sekarang
- Bekerja dg ceria dan optimis
- Letakkan keselamatan pd yang pertama
- Melakukan segala sesuatu dg moderasi
- Perhatikan penampilan Anda
- TIDAK berusaha untuk kesempurnaan
- Regangkan batas-batas anda sedikit setiap hari
- Lihatlah karya seni
- Bersenandung jingle
- Menjaga berat
- Menanam pohon
- Memberi makan burung-burung
- Berlatih hidup di bawah tekanan
- Berdiri dan meregangkan
- Selalu punya rencana "B"
- Belajar doodle baru
- Hafalkan lelucon
- Bertanggung jawab atas perasaan-perasaan Anda
- Belajar untuk memenuhi kebutuhan Anda sendiri
- Menjadi pendengar yang lebih baik
- Kenali keterbatasan anda dan biarkan orang lain tahu
- Beritahu seseorang untuk memiliki hari yang baik
- Melempar pesawat kertas
- Latihan setiap hari
- Mempelajari kata-kata untuk lagu baru
- Bekerja lebih pagi
- Membersihkan salah satu lemari
- Bermain kue dengan balita
- Pergi piknik
- Ambil rute yang berbeda untuk bekerja
- Cuti kerja lebih awal (dengan izin)
- Masukkan penyegar udara dalam mobil Anda
- Menonton film dan makan popcorn
- Menulis catatan untuk seorang teman jauh
- Pergi ke permainan bola dan berteriak
- Memasak makanan dan memakannya di bawah cahaya lilin
- Mengenali pentingnya cinta tak bersyarat
- Ingat bahwa stres adalah suatu sikap
- Membuat jurnal
- Berlatih senyum lebar
- Ingatlah Anda selalu memiliki pilihan
- Memiliki jaringan dukungan orang, tempat dan hal-hal
- Berhenti berusaha untuk memperbaiki orang lain
- Cukup tidur
- Bicara lebih sedikit dan lebih banyak mendengarkan
- Pujilah orang lain
Jumat, 06 April 2012
Amazonaffiliate.com
http://amzn.to/HttXw7
http://www.amazon.com/b/ref=as_li_qf_br_sr_il_tl?_encoding=UTF8&node=2407747011&tag=softwarefenom-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=9325
http://www.amazon.com/b/ref=as_li_qf_br_sr_il_tl?_encoding=UTF8&node=2407747011&tag=softwarefenom-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=9325
Langganan:
Postingan (Atom)